Rabu 04 Mar 2026 12:26 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Dimulai April, Diawali dari Nusa Tenggara

Sebanyak 114 zona musim diperkirakan memasuki kemarau pada April.

Perkeja melindungi tubuh dari terik matahari menggunakan payung saat berjalan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (18/12/2023). Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau mulai April 2026.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Perkeja melindungi tubuh dari terik matahari menggunakan payung saat berjalan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (18/12/2023). Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau mulai April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau mulai April 2026. Musim kemarau diawali di Nusa Tenggara dan secara bertahap dialami di wilayah lain.

"Awal musim kemarau, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April, yaitu ada 114 zona musim atau sekitar 16,3 persen dari seluruh zona musim yang ada di Indonesia, sebanyak 699," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers di Kantor BMKG, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga

Kemudian, katanya, pada Mei 2026 terdapat 184 zona musim dan pada Juni 2026 sebanyak 163 zona musim yang akan memasuki musim kemarau.

"Nantinya diawali dari wilayah Nusa Tenggara dengan bergerak ke barat secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya," katanya.

Tidak hanya itu, dia memperingatkan durasi musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia yang berada di 400 zona musim akan berlangsung lebih panjang dibandingkan normal.

Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Juli 2026 untuk sebagian Sumatera, Kalimantan bagian tengah dan utara, sebagian kecil Jawa, sebagian kecil Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, Sulawesi Utara bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat bagian tengah, dan Papua bagian timur.

Wilayah yang mengalami puncak kemarau pada Agustus 2026 adalah Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa bagian tengah hingga timur, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, sebagian Maluku, Maluku Utara, serta Pulau Papua.

Sementara itu, BMKG memprakirakan daerah yang mengalami puncak musim kemarau pada September 2026, yaitu sebagian Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, Sulawesi bagian utara dan timur, sebagian besar Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian kecil Pulau Papua.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement