Senin 28 Sep 2026 15:07 WIB

Ribuan Kampus dari 110 Negara Adu Strategi Keberlanjutan di UI GreenMetric 2026

Ribuan kampus mengukur capaian keberlanjutan secara global.

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Satria K Yudha
Chair UI GreenMetric Dr. Vishnu Juwono menyampaikan keynote speech dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 Results & Awards Ceremony di Azerbaijan State Oil and Industry University (ASOIU), Baku, Azerbaijan, Kamis (24/9/2026).
Foto: UI GreenMetric
Chair UI GreenMetric Dr. Vishnu Juwono menyampaikan keynote speech dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 Results & Awards Ceremony di Azerbaijan State Oil and Industry University (ASOIU), Baku, Azerbaijan, Kamis (24/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — UI GreenMetric Sustainable University Rankings (SUR) 2026 mencatat partisipasi 2.016 perguruan tinggi dari 110 negara. Hasil pemeringkatan diumumkan dalam UI GreenMetric 2026 Results & Awards Ceremony di Azerbaijan State Oil and Industry University (ASOIU), Baku, Azerbaijan, Kamis (24/9).

Baca Juga

Wageningen University & Research dari Belanda menjadi kampus dengan peringkat tertinggi dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026. Posisi kedua ditempati Umwelt-Campus Birkenfeld dari Trier University of Applied Sciences, Jerman, sementara Universidade de São Paulo (USP), Brasil, berada di peringkat ketiga.

University College Cork, Irlandia, menempati peringkat keempat, disusul Nottingham Trent University, Inggris Raya, di posisi kelima dan University of Groningen, Belanda, di posisi keenam. Dua kampus Amerika Serikat menyusul di posisi ketujuh dan kedelapan melalui University of California, Davis, dan University of Connecticut, sedangkan Università di Bologna, Italia, berada di posisi kesembilan dan Universidad Autónoma de Nuevo León, Meksiko, melengkapi 10 besar.

 

Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, memimpin pengumuman 10 besar tersebut sebagai puncak acara penghargaan yang mempertemukan komunitas perguruan tinggi dari berbagai negara.

UI GreenMetric juga memberikan penghargaan berdasarkan tujuh kriteria keberlanjutan, yakni Penataan dan Infrastruktur, Energi dan Perubahan Iklim, Pengelolaan Limbah, Air, Transportasi, Pendidikan dan Penelitian, serta Tata Kelola dan Digitalisasi.

Wakil Kepala UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani, mengatakan ketujuh kriteria tersebut menjadi dasar untuk mengukur berbagai aspek keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

“Tujuh kriteria UI GreenMetric menjadi dasar dalam melihat bagaimana universitas membangun dan menerapkan keberlanjutan secara menyeluruh. Setiap kriteria merepresentasikan aspek penting dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan,” kata Abellia dalam pernyataannya, Senin (28/9/2026).

Pada kategori Penataan dan Infrastruktur, posisi pertama diraih Universidade de São Paulo, diikuti Universidad Autónoma de Nuevo León dan Universitas Gadjah Mada. Untuk kategori Energi dan Perubahan Iklim, Umwelt-Campus Birkenfeld berada di posisi pertama, disusul Nottingham Trent University dan University of Turin.

Wageningen University & Research memimpin tiga kategori sekaligus, yakni Pengelolaan Limbah, Air, dan Transportasi. Untuk Pendidikan dan Penelitian, posisi pertama ditempati Umwelt-Campus Birkenfeld, sedangkan Tata Kelola dan Digitalisasi dipimpin Università di Bologna.

Universitas Indonesia berada di posisi ketiga dalam kategori Tata Kelola dan Digitalisasi.

UI GreenMetric juga memberikan penghargaan regional kepada universitas dengan capaian tertinggi di 10 kawasan. Universitas Indonesia menjadi peringkat pertama untuk kawasan Asia Timur, Tenggara, dan Oseania. Posisi kedua ditempati National Pingtung University of Science & Technology, Chinese Taipei, dan posisi ketiga Universitas Diponegoro.

Di Afrika, Alexandria University, Mesir, menempati posisi pertama. Manipal Academy of Higher Education, India, memimpin Asia Selatan, sedangkan Istanbul Technical University, Türkiye, menjadi yang teratas di Asia Tengah dan Barat.

Untuk Eropa Utara, Britania Raya, dan Irlandia, posisi pertama diraih University College Cork. Wageningen University & Research memimpin Eropa Barat, RUDN University menjadi yang teratas di Eropa Timur, dan Università di Bologna memimpin Eropa Selatan.

Sementara itu, Universidade de São Paulo memimpin Amerika Latin dan University of California, Davis, menjadi peringkat pertama di Amerika Utara.

UI GreenMetric juga memberikan penghargaan kepada Ural Federal University, Rusia, sebagai universitas peserta baru terbaik. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta memperoleh penghargaan sebagai universitas dengan peningkatan kinerja keberlanjutan terbesar di antara 100 universitas teratas.

Penghargaan lain diberikan kepada sejumlah universitas yang dinilai aktif dalam jaringan UI GreenMetric Sustainable University Rankings (SUR) Network di berbagai kawasan, termasuk 2iE – International Institute for Water and Environmental Engineering di Burkina Faso, Sunway University di Malaysia, Siam University di Thailand, Abu Dhabi University di Uni Emirat Arab, Yildiz Technical University di Türkiye, serta sejumlah universitas dari Rusia, Hungaria, Italia, Kolombia, Venezuela, Brasil, Ekuador, dan Meksiko.

Di Azerbaijan, ASOIU menjadi universitas dengan capaian keberlanjutan tertinggi, diikuti Baku State University dan Azerbaijan Technical University.

UI GreenMetric Sustainable University Rankings diinisiasi Universitas Indonesia pada 2010 dan menjadi pemeringkatan universitas yang secara khusus mengukur keberlanjutan kampus. Penilaian dilakukan berdasarkan bukti mengenai kebijakan, komitmen, dan tindakan perguruan tinggi dalam berbagai aspek keberlanjutan.

Pengumuman global di Baku merupakan kelanjutan dari rangkaian UI GreenMetric 2026 di Indonesia. Pada 15 September 2026, UI GreenMetric telah mengumumkan hasil pemeringkatan tingkat Indonesia di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Berita Lainnya

Rekomendasi