REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Empat perguruan tinggi Indonesia meraih penghargaan dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 yang diumumkan di Azerbaijan State Oil and Industry University (ASOIU), Baku, Azerbaijan, pada 24 September 2026. Keempat perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 mengevaluasi 2.016 perguruan tinggi dari 110 negara berdasarkan tujuh kriteria, yakni Penataan dan Infrastruktur, Energi dan Perubahan Iklim, Pengelolaan Limbah, Air, Transportasi, Pendidikan dan Penelitian, serta Tata Kelola dan Digitalisasi.
Universitas Indonesia (UI), perguruan tinggi yang menginisiasi UI GreenMetric pada 2010, meraih peringkat ketiga dunia dalam kategori Tata Kelola dan Digitalisasi. UI juga menjadi peringkat pertama dalam penghargaan regional untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih peringkat ketiga dunia dalam kategori Penataan dan Infrastruktur. Capaian tersebut melanjutkan keterlibatan UGM dalam rangkaian UI GreenMetric 2026 setelah menjadi tuan rumah pengumuman dan penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 di Yogyakarta pada 15 September 2026.
Sementara itu, Universitas Diponegoro (Undip) meraih peringkat ketiga dalam penghargaan regional untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta memperoleh penghargaan sebagai universitas dengan peningkatan kinerja keberlanjutan terbesar di antara 100 universitas teratas dalam UI GreenMetric 2026.
Capaian tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari tata kelola dan digitalisasi, penataan dan infrastruktur, hingga peningkatan kinerja keberlanjutan. Keempat perguruan tinggi tersebut juga masuk dalam berbagai kategori dan penghargaan regional UI GreenMetric 2026.
“Capaian empat perguruan tinggi Indonesia dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 menunjukkan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan terus berkembang di berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Penghargaan yang diraih menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia menjadi bagian dari komunitas global yang terus berupaya mengembangkan praktik keberlanjutan,” ujar Vishnu Juwono, Kepala UI GreenMetric, dalam UI GreenMetric 2026 Results & Awards Ceremony di Baku, Azerbaijan, Kamis (24/9/2026).
Menurut Vishnu, pemeringkatan juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan pendekatan keberlanjutan sesuai dengan konteks masing-masing institusi.
“Indonesia memiliki berbagai pengalaman dan praktik keberlanjutan yang dapat dibagikan kepada komunitas internasional. Pada saat yang sama, keterlibatan dalam jejaring global memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi Indonesia untuk belajar dari berbagai pendekatan yang dikembangkan universitas di negara lain. Proses ini penting untuk mendorong peningkatan kinerja keberlanjutan secara berkelanjutan,” lanjutnya.
UI GreenMetric Sustainable University Rankings diinisiasi Universitas Indonesia pada 2010 dan mengukur kinerja keberlanjutan perguruan tinggi melalui berbagai aspek lingkungan, sosial, tata kelola, pendidikan, dan penelitian.
Pengumuman UI GreenMetric 2026 di Baku merupakan kelanjutan dari rangkaian pemeringkatan di Indonesia. Pada 15 September 2026, UI GreenMetric mengumumkan hasil pemeringkatan tingkat Indonesia di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.