Jumat 06 Oct 2023 17:08 WIB

Lewat Program TJSL, Pupuk Indonesia Bantu Pengairan 43 Hektar Sawah di Seruni

PI Niaga menggandeng Dinas PUPR dan petani untuk tangani permasalahan irigasi

Dengan menggandeng Dinas PUPR Cilegon, dan peran serta gotong royong petani Seruni, Pupuk Indonesia Niaga melalui Program TJSLnya hadir untuk membantu perbaikan permasalahan saluran irigasi
Foto: dok PI Niaga
Dengan menggandeng Dinas PUPR Cilegon, dan peran serta gotong royong petani Seruni, Pupuk Indonesia Niaga melalui Program TJSLnya hadir untuk membantu perbaikan permasalahan saluran irigasi

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Pada tahun 2023 ini, pertanian tengah menghadapi kemarau panjang dan curah hujan rendah akibat dampak dari fenomena naiknya suhu permukaan air laut atau El Nino. Irigasi yang baik sangatlah dibutuhkan petani agar produktivitas pertanian tetap berjalan karena dengan irigasi melancarkan aliran air ke lahan persawahan yang mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman bisa tumbuh normal. 

Seperti halnya petani Desa Seruni di daerah Cilegon. Satu-satunya sumber air untuk mengairi lahan sawah mereka didapat dari bendungan Pamarayan Barat. Belakangan ini terjadi pengendapan lumpur, banyaknya sampah dan rusaknya tanggul irigasi menjadi masalah yang serius utamanya di selokan bagian barat dan timur dimana pada saat kemarau jadi kekeringan dan pada saat musim penghujan jadi kebanjiran karena penyumbatan dan genangan.

Perbaikan dan normalisasi ini sangat penting karena merupakan sumber utama irigasi pertanian yang mengairi sekitar 43 hektar lebih di Desa Seruni. 

Dengan menggandeng Dinas PUPR Cilegon, dan peran serta gotong royong petani Seruni, Pupuk Indonesia Niaga melalui Program TJSLnya hadir untuk membantu perbaikan permasalahan saluran irigasi tersebut.

Vice President Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Niaga, Shintara menyatakan, perusahaan, Dinas PUPR Cilegon dan masyarakat tani di Seruni bersama melakukan perbaikan dan normalisasi selokan-selokan bagian barat dan timur yang menjadi saluran irigasi utama sepanjang kurang lebih 1.670 meter. "Tujuannya adalah pemanfaatkan potensi sumber air sebagai suplai air irigasi bagi lahan persawahan di Desa Seruni berjalan normal kembali sehingga efektivitas budidaya pertanian dapat meningkat,” ujar Shinta.

Program TJSL PI Niaga, selain memberikan manfaat sosial bagi masyarakat, program tersebut juga mendukung tujuan bisnis Perusahaan. Sementara itu kegiatan TJSL ini dapat meningkatkan keberhasilan Program Makmur PI Niaga yang juga dilaksanakan di desa yang sama. 

Menurut Hafidh Dahlan SPM Program Makmur sinergitas Program TJSL dan Program Makmur ini dapat menjadi pola efektif dalam bisnis yang berorientasi perbaikan sosial khususnya masyarakat tani.

Shinta berharap dengan perbaikan irigasi tersebut masyarakat sekitar bisa menjaga dan memaksimalkan fungsi irigasi dan meningkatkan loyalitas petani atas produk Pupuk Indonesia. “Dengan demikian bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga pendapatan para petani,” tukasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement