Selasa 30 Jun 2026 14:56 WIB

Program Papua Terang Perluas Akses Air Bersih dan Listrik di Pegunungan Papua

Akses air bersih dan listrik mampu dorong kemandirian masyarakat Papua

Mobil melintasi genangan air luapan Danau Sentani di Kalkhote, Asei Besar, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (27/3/2026). Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap sehingga sejumlah sarana dan prasarana di sekitar danau tergenang hingga 60 cm.
Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Mobil melintasi genangan air luapan Danau Sentani di Kalkhote, Asei Besar, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (27/3/2026). Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap sehingga sejumlah sarana dan prasarana di sekitar danau tergenang hingga 60 cm.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui program Papua Terang mulai memperkuat penyediaan layanan dasar di wilayah pegunungan Papua. Fokus program diarahkan pada pembangunan akses air bersih dan listrik di Wamena, Papua Pegunungan, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan layanan infrastruktur di kawasan tersebut.

Program tersebut dijalankan oleh TNI Angkatan Darat melalui pembangunan fasilitas penyediaan air bersih dan energi listrik di Kabupaten Jayawijaya. Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan akses terhadap layanan dasar menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

"Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua melalui pembangunan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan warga. Salah satunya penyediaan akses air bersih dan listrik yang kini tengah dipersiapkan TNI AD di wilayah Wamena," kata Maruli.

Ia menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Air dan Papua Terang yang bertujuan menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Untuk mendukung pelaksanaan program, TNI AD telah mengirim berbagai peralatan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, ke Wamena. Peralatan tersebut akan digunakan untuk membangun titik-titik sumber air bersih sekaligus mendukung penyediaan energi listrik bagi masyarakat.

Maruli mengatakan peralatan yang dikirim meliputi satu unit mesin bor air hidrolik, satu unit diesel pompa sirkulasi air, perangkat sirkulasi air, puluhan batang stang bor, berbagai jenis selang, mata bor khusus, serta perlengkapan teknis lainnya.

Selain itu, TNI AD juga mengirim dinamo dan turbo generator untuk mendukung penyediaan listrik di wilayah sasaran.

"Setelah infrastruktur listrik terpasang, TNI AD berencana mengirim berbagai perangkat elektronik yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan pendidikan, sosial maupun keagamaan," ujar Maruli.

Menurut dia, perangkat yang akan dikirim pada tahap berikutnya meliputi 12 unit televisi, 12 unit parabola, 24 unit radio mini bluetooth, serta 24 unit speaker portabel lengkap dengan mikrofon. Pengiriman dilakukan secara bertahap karena keterbatasan kapasitas angkut pesawat.

Maruli berharap pembangunan akses air bersih dan listrik melalui program Papua Terang dapat mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan, terutama di wilayah pegunungan Papua yang selama ini masih menghadapi tantangan keterjangkauan infrastruktur dasar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement