REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Waste4Change menekankan pentingnya memilah sampah sebelum dibuang untuk memudahkan proses pengangkutan dan pengolahan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rally for Environment Padel Tournee Republika yang digelar di Field of Paradise, Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Perwakilan Waste4Change, Rama, mengatakan sampah merupakan persoalan yang selalu ada di sekitar masyarakat sehingga tidak sepenuhnya dapat dihindari. Karena itu, masyarakat perlu mengurangi timbulan sampah dan memilah sampah yang tetap dihasilkan sebelum membuangnya.
"Kalau emang kita tidak, karena kita tidak bisa menghindari sampah ya, maka kita juga harus bisa ketika membuang tuh dipilah juga gitu. Agar memudahkan nantinya para yang mengangkut sampahnya ini lebih mudah dalam mengolahnya," ujar Rama.
Menurut Waste4Change, pemilahan sampah sejak awal akan membantu menentukan sampah yang masih dapat dimanfaatkan. Dalam acara ini, sampah-sampah akan dikumpulkan untuk dibawa ke fasilitas pengolahan Waste4Change untuk dipisahkan.
"Iya, untuk di kegiatan ini nantinya sampah-sampah yang ada di sini itu kan akan masuk ke fasilitas pengolahan kami, akan dipisahkan. Lalu nanti dari pemisahannya itu nanti ada yang bisa digunakan kembali, ada yang memang dijual kembali, ada yang diolah jadi briket juga seperti itu kurang lebih," kata Rama.
Ia menjelaskan Waste4Change tidak hanya mengangkut sampah, tetapi juga mengelolanya dengan konsep reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan proses tersebut, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sedangkan yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) hanya berupa residu.
"Jadi kita enggak hanya ngangkut sampah doang, tapi kita juga mengelola sampahnya. Jadi sampah itu ketika sampai di TPA itu hanya residunya aja. Jadi benar-benar kita kelola secara maksimal juga dengan konsep reuse, recycle, dan juga reduce," ujar Rama.
Waste4Change telah menjalankan layanan pengelolaan sampah selama sekitar 10 hingga 11 tahun. Layanannya mencakup pengelolaan sampah di kantor, kawasan perumahan, hingga berbagai kegiatan.