Selasa 21 Apr 2026 18:27 WIB

Controlled Landfill Jadi Solusi Transisi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Pengelolan sampah berkelanjutan jadi upaya untuk reduksi emisi

Upaya perbaikan tata kelola sampah berbasis lingkungan terus didorong melalui penerapan metode controlled landfill
Foto: Ciputra
Upaya perbaikan tata kelola sampah berbasis lingkungan terus didorong melalui penerapan metode controlled landfill

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Upaya perbaikan tata kelola sampah berbasis lingkungan terus didorong melalui penerapan metode controlled landfill sebagai solusi transisi dari praktik pembuangan terbuka menuju sistem yang lebih higienis, terkontrol, dan berkelanjutan.

Management Ciputra Residence (CitraRaya) menyiapkan transformasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) menjadi fasilitas pengelolaan sampah dengan metode controlled landfill. Pendekatan ini dinilai mampu menjawab persoalan timbulan sampah eksisting sekaligus menekan dampak lingkungan yang selama ini terjadi.

General Manager Estate Management PT Ciputra Residence, Meita Mediawati, mengatakan perencanaan proyek ini telah dimulai sejak 2025 dan kini memasuki tahap persiapan lelang. “Kami menargetkan implementasi sudah dapat berjalan pada Agustus 2026,” ujarnya.

Menurut Meita, persoalan sampah di kawasan tersebut tidak terlepas dari akumulasi sampah yang tidak terangkut secara optimal selama hampir sembilan tahun akibat ketidakseimbangan antara volume sampah dan kapasitas armada pengangkutan.

Melalui metode controlled landfill, pengelolaan sampah dilakukan secara berlapis dan tertutup tanah secara berkala, sehingga mampu menekan bau, mengurangi populasi hama, serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit.

Selain itu, CitraRaya juga akan mengintegrasikan pengelolaan sampah berbasis teknologi dan masyarakat. Sampah organik akan diolah menggunakan maggot (larva BSF) dan komposting, sementara sampah baru direncanakan diproses melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) secara bertahap.

Konsultan pengelolaan sampah, Budiartho Saada, menjelaskan bahwa metode controlled landfill merupakan langkah realistis menuju sistem pengelolaan modern, terutama bagi wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan pendanaan.

“Metode ini lebih higienis, mampu mencegah pencemaran melalui sistem pengelolaan air lindi dan gas, serta lebih efisien dalam penggunaan lahan karena sampah dipadatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem ini juga relatif lebih ekonomis dan mudah diterapkan dibanding teknologi pengolahan sampah berbiaya tinggi, sehingga dapat menjadi solusi praktis bagi daerah berkembang.

Dengan penerapan metode ini, volume sampah lama di TPS CitraRaya diharapkan dapat berkurang secara signifikan, sekaligus memperpanjang umur layanan fasilitas pengelolaan sampah.

Ke depan, konsep ini diarahkan menuju pengelolaan terpadu berbasis reduce, reuse, recycle (TPST3R), sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumbernya.

“Penanganan sampah menjadi konsen kami. Harapannya, metode ini bisa menjadi solusi nyata dalam menjawab persoalan sampah di kawasan,” kata Meita.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement