Rabu 28 Feb 2024 08:20 WIB

Produsen Eropa tidak Menentang Larangan Mobil Berbahan Bakar Fosil pada 2035

Produsen mobil Eropa sebagai pemimpin bisnis tidak menentang peraturan tersebut.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Para produsen mobil di Eropa dilaporkan tidak akan menentang keputusan Uni Eropa untuk secara efektif melarang kendaraan berbahan bakar fosil mulai tahun 2035.
Foto: www.freepik.com
Para produsen mobil di Eropa dilaporkan tidak akan menentang keputusan Uni Eropa untuk secara efektif melarang kendaraan berbahan bakar fosil mulai tahun 2035.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para produsen mobil di Eropa dilaporkan tidak akan menentang keputusan Uni Eropa untuk secara efektif melarang kendaraan berbahan bakar fosil mulai tahun 2035. Hal ini diungkap oleh kepala kelompok industri otomotif di Eropa.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers di pameran mobil Jenewa, Luca de Meo, presiden Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), mengatakan bahwa tanggung jawab industri otomotif sebagai pemimpin bisnis adalah tidak menentang peraturan tersebut.

Baca Juga

"Kami tidak menentang aturan tahun 2035. Sekarang kita harus mulai melakukannya,” kata de Meo, yang juga CEO produsen mobil Prancis Renault (RENA.PA), seperti dilansir Reuters, Rabu (28/2/2024).

Menurut dia, pelarangan mobil berbahan bakar fosil secara penuh pada tahun 2035 berpotensi untuk dilakukan. Namun demikian, kondisi yang tepat harus diterapkan.

Melambatnya pertumbuhan permintaan kendaraan listrik telah meningkatkan tekanan pada industri otomotif Eropa untuk memangkas biaya dan mengembangkan model yang lebih terjangkau, karena pesaingnya dari Cina datang dengan model yang lebih murah.

Produsen mobil telah berulang kali berargumen terkait diperlukannya lebih banyak subsidi dan infrastruktur pengisian daya yang lebih luas, untuk memacu permintaan kendaraan listrik dan mendorong adopsi massal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement